Rabu, 05 Desember 2012

Mari Kita Renungkan Bersama

7 PERSEN LEBIH PENDUDUK MEDAN MASIH BERADA DI BAWAH GARIS KEMISKINAN

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 7,09 persen penduduk Kota Medan masih hidup dibawah garis kemiskinan, dan kondisi ini dijumpai diberbagai wilayah yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan dengan kondisi yang bervariasi dan berbeda-beda.
Hal ini dikatakan Pj Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam acara sosialisasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM P2KP) tingkat Kota Medan, Selasa (18/8) di Hotel Darma Deli Medan.
Dikatakannya, kemiskinan merupakan masalah dan tantangan dalam pembangunan kota, masaalah kemiskinan menjadi rentan sebab cendrung melahirkan keterbelakangan baik secara social maupun ekonomi, oleh karena itu salah satu factor kunci keberhasilan program penanggulangan kemiskinan adalah bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk menanggulanginya.
Menurutnya, untuk menyikapi kondisi tersebut yang paling utama adalah kesadaran berasama-sama antara pemerintah dengan kelompok yang tidak miskin lainnya secara nyata, karena kelompok miskin sangat tidak mungkin dapat memperbaiki hidup dan kehidupannya.
Kami sangat bergembira karena pemerintah pusat telah mengalokasikan dana bantuan PNPM P2KP ke Kota Medan, untuk mendukung program kemiskinan Kota Medan, untuk itulah maka diharapkan agar semua pihak baik itu peserta yang hadir dalam sosialisasi maupun masyarakat luas untuk menjadikan Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) sebagai program primadona dalam penaggulangan kemiskinan.
\"Kita mengenal PNPM-P2KP adalah upaya-upaya dan program yang dilaksanakan dalam rangka penanggulanmgan kemiskinan, diformulasikan dari, oleh dan untuk masyarakat miskin sindiri, sedangkan koordonasi kota, fasilitasi kelurahan dan para sukarelawan berperan untuk mendorong masyarakat miskin memiliki kemampuan, baik itu musyawarah, membahas dan menetapkan kegiatan,\" ujar Pj Walikota Medan.
Sebelumnya Kepala Bappeda Kota Medan Ir Syaiful Bahri melaporkan, tujuan sosialisasi ini untuk membangun kesamaan pemahaman peserta tentang konsep PNPM-P2KP dan keterkaitannya dengan upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Medan, serta terbangunnya koordinasi antar stakeholders untuk pelaksanaan PNPM-P2KP.
Peserata sosoalisasi sebanyak 175 orang terdiri dari SKPD terkait, di lingkungan Pemko Medan, Camat, Lurah Perguruan Tinggi, LSM, Tokoh Masyarakat, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Faskel dan LPM, kegiatan berlangsung satu hari penuh, dengan nara sumber Walikota Pekalongan, Drektur PBL Departemen PU, dan Dirjen Cipta Karya Direktorat Pengolahan Bangunandan lingkungan satuan kerja P2KP.
Dana bantuan program PNPM-P2KP untuk 2009 di alokasikan ini sebesar Rp 72,750 milyar, dengan rincian komposisi pembiayaan dari pusat Rp 38,375 M dan dari dana APBD Kota Medan 36,375 M, dengan sasaran, 151 kelurahan atau 2001 lingkungan di 21 kecamatan, dengan jenis kegiatan pembangunan jalan lingkungan, pembangunan drainaser lingkungan, jembatan linkungan, serta bantuan dana bergulir, dan kegiatan sosial lainnya yang ada di lingkungan. Dana ini disalurkan langsung dari Bank kemasyarakat melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Tidak ada komentar: