Dnaberita/GusleoM.LABUHAN | DNA - Masyarakat di kawasan Medan Utara, Kota Medan terus menantikan kehadiran sarana Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberi keterampilan kepada anak putus sekolah serta menyiapkan generasi skil siap pakai, apalagi kawasan Medan Utara merupakan kawasan membutuhkan tenaga kerja untuk Industri pabrik, Kepelabuhan perikanan dan perusahan.
“Keberadaan BLK sangat dibutuhkan untuk membekali anak putus sekolah dan anak pesisir agar mereka memiliki keterampilan hingga mudah diterima bekerja,” kata Wakil nKetua Presidium Masyarakat Medan Utara Muchtar di sekretariat Presidium Masyarakat Medan Utara, Minggu (16/09/2012).
Disebutkannya, Pemko Medan maupun pemerintah pusat hingga kini belum ada mendirikan BLK di wilayah Medan utara, sementara jumlah anak putus sekolah di wilayah yang meliputi empat kecamatan itu dari tahun ke tahun diperkirakan cenderung bertambah, di antaranya di kawasan Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan.
Menurutnya, faktor kemiskinan menyebabkan banyaknya anak putus sekolah dan banyak di antara anak usia sekolah memilih bekerja membantu orang tua mereka sebagai nelayan.
Selain membantu orang tua menjadi nelayan, katanya, banyak pula anak putus sekolah di wilayah itu yang bekerja menjadi buruh di Pelabuhan Belawan.
“Meski anak usia sekolah tidak bisa melanjutkan sekolah, tetapi mereka hendaknya perlu dibekali keterampilan melalui program pelatihan di BLK,” ujarnya.
Pemberian keterampilan kepada anak putus sekolah merupakan salah satu solusi tepat untuk mengurangi angka kemiskinan di wilayah Medan Utara yang kaya akan potensial akantetapi miskin akan pembangunan itu.
Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana umum di Medan utara hingga kini masih tertinggal jika dibanding dengan wilayah inti Kota Medan.
Untuk mengatasi ketimpangan pembangunan sarana dan prasarana umum di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu, Pemerintah Kota Medan perlu segera mengalokasikan porsi anggaran relatif lebih besar ke wilayah yang berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar